ADVERTORIALBontangPemerintah

Pelatihan KSP dan Supervisi Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini di Kota Bontang

NIUS.id – Upaya peningkatan mutu pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Bontang terus menjadi perhatian serius. Melalui kegiatan pelatihan bertajuk Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) dan Supervisi, para kepala Taman Kanak-kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) se-Kota Bontang mendapatkan pembekalan penting guna memperkuat kompetensi manajerial dan pedagogik mereka.

Kegiatan yang digelar oleh Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI)–PGRI Kota Bontang, Rabu (21/10/2025), menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yakni Sumarmi, M.Pd, Pengawas Satuan Pendidikan, dan Ika Astuti, M.Pd. Keduanya menyampaikan materi seputar penyusunan kurikulum kontekstual serta strategi supervisi pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan.

Ketua IGTKI Bontang, Supartini, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kepala sekolah dalam menyusun kurikulum yang relevan dengan karakteristik lembaga masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong peningkatan kualitas supervisi yang tidak hanya bersifat evaluatif, tetapi juga membangun dan mendampingi.

“Kurikulum yang baik lahir dari pemahaman mendalam tentang kebutuhan anak, visi lembaga, dan perkembangan zaman. Begitu pula dengan supervisi, bukan sekadar penilaian, tetapi refleksi dan pembinaan agar pembelajaran menjadi lebih bermakna,” ujar Supartini.

Ia menambahkan, pelatihan ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan benar-benar dimanfaatkan sebagai wadah berbagi pengalaman dan memperkaya praktik pembelajaran di lapangan.

Kegiatan berlangsung interaktif, di mana peserta aktif berdiskusi, mempresentasikan ide, dan mempraktikkan penyusunan komponen KSP sesuai konteks satuan pendidikan mereka masing-masing.

Dengan pelatihan ini, IGTKI Bontang berharap lahir lebih banyak lembaga PAUD yang adaptif, reflektif, dan berorientasi pada kebutuhan anak, sejalan dengan semangat pendidikan yang memerdekakan.

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Kota Bontang,” tutup Supartini. (*)

Exit mobile version