ADVERTORIALBontang

Layanan Mobil Keliling DPMPTSP Bontang Percepatan Proses Perizinan

Kepala DPMPTSP Bontang, Aspiannur(Dok: Nius)

NIUS.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang terus melakukan inovasi guna meningkatkan efisiensi dan kemudahan dalam layanan perizinan. Salah satu terobosan terbaru yang mulai dijalankan adalah layanan mobil keliling perizinan, yang dirancang untuk mempercepat proses pengurusan izin di berbagai wilayah kota.

Kepala DPM-PTSP Bontang, Aspiannur, menjelaskan bahwa layanan mobil keliling merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Layanan mobil keliling kami hadirkan agar proses perizinan bisa dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu lama di kantor. Mobil ini membawa petugas lengkap beserta perangkat pelayanan agar warga bisa langsung mengurus berbagai perizinan di lokasi yang telah dijadwalkan,” terangnya.

Aspiannur menuturkan, mobil keliling akan beroperasi secara terjadwal di sejumlah kelurahan, melayani pengurusan izin usaha, konsultasi perizinan, serta penyampaian informasi terkait prosedur layanan.

“Dengan pola ini, kami ingin memastikan bahwa setiap warga, termasuk pelaku usaha kecil, dapat memperoleh pelayanan perizinan secara mudah dan efisien. Selain itu, kami berharap langkah ini turut mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bontang,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan dan laporan jika menemui kendala selama proses pelayanan. Menurutnya, kolaborasi aktif antara pemerintah dan masyarakat akan mendorong peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.

DPM-PTSP Bontang menegaskan keseriusannya dalam mempercepat proses perizinan serta mendorong terciptanya iklim investasi yang lebih kondusif di Kota Bontang.

“Setiap masukan sangat berarti bagi kami untuk terus berbenah. DPM-PTSP berkomitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, cepat, dan transparan bagi seluruh warga Bontang,” tegas Aspiannur.

Exit mobile version