NIUS.id – Program pengadaan tablet pintar dari Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mendapat sambutan positif dari berbagai sekolah. Salah satunya datang dari Kepala SMPN 9 Bontang Utara, Lilyn Indriyawati, yang menilai langkah ini sebagai upaya nyata dalam memperkuat sistem pembelajaran digital di sekolah.
“Tablet pintar ini diharapkan menjadi fasilitas pembelajaran yang mendorong siswa agar lebih aktif, kreatif, serta melek teknologi,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).
Lilyn menyebut, program ini menjadi inovasi penting dalam mempercepat penerapan pendidikan berbasis digital di Bontang. Melalui dukungan perangkat tersebut, guru dan siswa kini dapat beradaptasi dengan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual.
“Guru akan lebih leluasa mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi. Sementara siswa bisa mengakses berbagai aplikasi edukatif dan materi pembelajaran secara daring dengan lebih efektif,” jelasnya.
Menurut Lilyn, dukungan perangkat digital juga membuat proses pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sekolah semakin optimal. Para siswa dapat mempraktikkan langsung penggunaan teknologi tanpa mengalami kesulitan atau kekeliruan dalam memahami materi.
Namun demikian, ia menegaskan pentingnya pendidikan karakter di tengah kemajuan digitalisasi. Pihak sekolah tetap menanamkan nilai etika, tanggung jawab, dan kedisiplinan dalam penggunaan perangkat digital.
“Teknologi bukan hanya soal layar dan aplikasi. Lebih dari itu, yang utama adalah membentuk karakter siswa agar bijak dalam memanfaatkan teknologi,” tuturnya.
Ke depan, SMPN 9 Bontang juga berencana mengintegrasikan penggunaan tablet ke dalam kegiatan literasi dan proyek kolaboratif antarkelas. Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong-royong dan kreativitas antar siswa.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan bahwa distribusi tahap awal tablet pintar untuk siswa SMP kelas 3 di seluruh sekolah negeri ditargetkan rampung pada Oktober ini.
“Tujuannya untuk memperkuat pemerataan akses digital di lingkungan pendidikan sekolah, sekaligus memastikan seluruh siswa mendapat kesempatan belajar yang setara,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Dengan terealisasinya program ini, Pemerintah Kota Bontang berharap dunia pendidikan semakin siap menghadapi era transformasi digital tanpa mengesampingkan nilai karakter dan budi pekerti luhur. (*)



