NIUS.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 resmi dimulai di Bontang dengan fokus utama membuka akses infrastruktur di wilayah pinggiran.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan upacara di Lapangan Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Bontang Kuala, yang dipimpin Wali Kota Neni Moerniaeni bersama unsur Forkopimda.
Komandan Satuan Tugas TMMD, Dandim 0908/Bontang Ardiansyah, menegaskan pembangunan jalan menjadi prioritas utama tahun ini.
Salah satu sasaran fisik yang dikerjakan yakni semenisasi jalan sepanjang kurang lebih 453 meter, termasuk pembukaan dan peningkatan badan jalan di kawasan yang selama ini belum optimal.
Langkah ini dinilai penting untuk membuka konektivitas warga, khususnya di wilayah yang aksesnya masih terbatas.
Selain itu, kegiatan juga mencakup penimbunan tanah uruk serta pembangunan fasilitas pendukung lainnya guna mempercepat mobilitas masyarakat.
“TMMD ini kami arahkan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses jalan yang selama ini menjadi kendala,” ujar Ardiansyah.
Program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi warga, mengingat akses transportasi menjadi faktor penting dalam distribusi barang dan aktivitas harian.
Tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap proses pengerjaan.
Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari semangat gotong royong yang terus dijaga dalam program ini.
“Harapannya, pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mempercepat pemerataan pembangunan,” pungkasnya. (*/Zk)



