ADVERTORIALDPRDKALTIM

Syahirah Desak Evaluasi Pengawasan Sekolah Imbas Kasus Siswa SD Patah Tulang

×

Syahirah Desak Evaluasi Pengawasan Sekolah Imbas Kasus Siswa SD Patah Tulang

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud. (Foto: Ist)

NIUS.id – Komisi IV DPRD Kaltim berencana membahas secara serius insiden patah tulang yang dialami seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Samarinda. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud, menilai peristiwa ini mencerminkan lemahnya pengawasan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, kejadian tersebut seharusnya dapat dicegah jika pihak sekolah menjalankan fungsi pengawasan dengan baik. Apalagi lokasi insiden berada di area sekolah yang seharusnya selalu terpantau oleh guru.

“Bagaimana mungkin perkelahian sampai menyebabkan patah tulang tidak diketahui? Ini lingkungan sekolah, bukan tempat sepi. Seharusnya ada yang melihat atau melaporkan,” kata Syahariah, Senin, 8 Desember 2025.

Ia menegaskan bahwa guru memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam mengajar, tetapi juga memastikan perilaku siswa tetap terkendali selama jam sekolah berlangsung.

“Pengawasan adalah bagian dari tugas pendidik. Guru harus hadir mendampingi, bukan sekadar mengajar,” tegasnya.

Syahariah juga mengkritisi menurunnya kedisiplinan sebagian guru yang hanya memenuhi absensi tanpa benar-benar mengawasi siswa di kelas.

“Masih ada guru yang setelah menulis tugas di papan tulis justru sibuk dengan urusan lain. Ini perlu dievaluasi,” ujarnya.

Komisi IV DPRD Kaltim dijadwalkan membahas persoalan tersebut dalam rapat mendatang, termasuk potensi langkah-langkah untuk memperkuat sistem pengawasan dan upaya pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *