NIUS.id – Sebanyak 31 marbot masjid dari Kota Bontang resmi diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah, Rabu (10/9/2025) dini hari. Keberangkatan ini merupakan bagian dari Program Gratispol (Gratis Pergi ke Tanah Suci) yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi para penjaga rumah ibadah.
Selain itu, prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Dengan mengenakan seragam batik biru, para marbot dilepas secara resmi sebelum menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Balikpapan, lalu melanjutkan perjalanan ke Jakarta dan keesokan harinya bertolak ke Mekkah.
Selain itu, wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Bontang, Dasuki, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan istimewa ini. Menurutnya, keberangkatan para marbot bukan sekadar perjalanan ibadah, melainkan penghargaan nyata pemerintah terhadap pejuang syiar Islam yang selama ini menjaga dan merawat masjid.
“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk beribadah. Doakan juga kelancaran pemerintahan, baik di provinsi maupun di kota, agar kita semua diberi kekuatan menjalankan amanah,” ujarnya.
Terkait 31 marbot masjid, lebih jauh, Pemkot Bontang juga menyiapkan dukungan tambahan berupa peningkatan insentif marbot serta bantuan operasional masjid sebesar Rp5 juta hingga Rp10 juta per masjid yang akan dimasukkan dalam APBD Perubahan 2025. Langkah ini, menurut Dasuki, untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan keumatan.
Sementara Mustofa Perwakilan Kemenag Bontang Memastikan
Sementara itu, Ali Mustofa, perwakilan Kemenag Bontang, memastikan seluruh peserta telah mengikuti bimbingan manasik umrah. Hal ini bertujuan agar para marbot dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan membawa predikat umrah mabrur. Selama di Tanah Suci, jamaah akan didampingi oleh PT Amanah Mabrur Sakinah (AMSA), travel resmi yang ditunjuk Pemprov Kaltim.
Selain itu, program Gratispol sendiri merupakan inisiatif Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, bersama Wakil Gubernur Seno Aji. Tahun ini, sebanyak 211 marbot se-Kaltim berkesempatan menunaikan umrah gratis. Selain marbot, program ini juga menyasar guru agama serta penjaga rumah ibadah non-Muslim.
Selain itu, bagi para marbot, kesempatan ini adalah mimpi yang akhirnya terwujud. Dari keseharian mereka yang tak kenal lelah menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid, kini mereka diberi penghargaan mulia untuk menginjakkan kaki di Tanah Suci.
Selain itu, Laporan Wartawan NIUS.id, Dahlia




