KALTIMKutimNEWS

Bus Karyawan Tambang Kecelakaan di Teluk Pandan Kutim

×

Bus Karyawan Tambang Kecelakaan di Teluk Pandan Kutim

Sebarkan artikel ini
Tangkap layar kecelakaan bus karyawan tambang di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Senin (21/9/2026).
Tangkap layar kecelakaan bus karyawan tambang di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Senin (21/9/2026).

NIUS.id – Bus karyawan tambang mengalami kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Samarinda Kilometer 4, Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, Senin (21/9/2026) petang.

Bus Mitsubishi berwarna merah putih itu bertabrakan dengan dump truck Mitsubishi kuning sekitar pukul 18.12 WITA. Benturan merusak bagian depan kedua kendaraan dan menyebabkan empat penumpang bus mengalami luka.

Kasat Lantas Polres Bontang AKP Purwo Asmadi membenarkan informasi awal kecelakaan tersebut. Saat menerima laporan, personel kepolisian masih bergerak menuju tempat kejadian perkara.

“Kalau informasi dari anggota betul. Anggota masih dalam perjalanan menuju lokasi,” kata Purwo saat dikonfirmasi.

Purwo menjelaskan bahwa lokasi kecelakaan berada di luar wilayah hukum Polres Bontang. Penanganan perkara selanjutnya menjadi kewenangan kepolisian Kutai Timur.

“Lokasinya masuk wilayah hukum Kutai Timur, tepatnya di Teluk Pandan,” ujarnya.

Empat Penumpang Bus Mengalami Luka

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bus melaju dari arah Samarinda menuju Bontang. Pengemudi bus diduga bergeser ke kanan ketika berusaha menghindari permukaan jalan yang bergelombang.

Pada saat bersamaan, dump truck datang dari arah berlawanan. Pengemudi truk berusaha menghindari bus, tetapi kedua kendaraan akhirnya bertabrakan setelah melakukan manuver di ruas jalan tersebut.

Empat penumpang berinisial S, B, R, dan F langsung mendapat pertolongan. Mereka mengalami cedera pada tangan, pembengkakan pada betis, serta luka robek pada bagian kepala. Seluruh korban berada dalam kondisi sadar.

Kasat Lantas Polres Kutai Timur AKP Rezky Nur Harismeihendra mengatakan petugas telah menangani lokasi kecelakaan. Polisi juga mengamankan kendaraan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Petugas telah mendatangi TKP, melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, mendata saksi dan mengamankan kendaraan yang terlibat. Penanganan dan penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan,” ujar Rezky.

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Uraian lebih lengkap mengenai kronologi dan kondisi korban tersedia dalam laporan bus masuk jalur berlawanan di Teluk Pandan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Polisi mengimbau pengemudi meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi jalan bergelombang dan memastikan jalur berlawanan aman sebelum bermanuver.

Laporan Wartawan NIUS.id, YUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *