NIUS.id – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yenni Eviliana, mengungkapkan bahwa hasil kegiatan reses (masa kerja di daerah pemilihan) para anggota dewan masih banyak berkisar pada masalah infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan akses jalan. Menurutnya, persoalan ini terus muncul setiap masa reses karena merupakan kebutuhan mendasar masyarakat.
Kegiatan reses yang digelar setiap tiga bulan selalu memunculkan isu yang serupa. Yenni menilai hal ini menunjukkan bahwa sejumlah persoalan di Kaltim masih memerlukan perhatian serius.
“Semua fraksi menerima keluhan yang sama. Mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur jalan dan jembatan. Hampir di semua titik masalahnya serupa,” jelasnya, Jumat, 5 Desember 2025.
Selain keluhan seputar layanan dasar, masyarakat juga banyak menyampaikan harapan agar perekonomian lokal dapat lebih diberdayakan. Mereka menilai peningkatan ekonomi masyarakat harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik.
“Tidak hanya menyampaikan keluhan, warga juga mendorong agar potensi ekonomi daerah bisa lebih dihidupkan,” ujarnya.
Yenni menambahkan bahwa seluruh anggota DPRD Kaltim telah menyelesaikan agenda reses tanpa ada yang tertunda. Ia juga menyebut bahwa masyarakat turut menyoroti isu pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), yang dinilai penting untuk menjadi bahan pertimbangan pemerintah.
“Masukan itu bagian dari kontrol publik. Kami yakin akan ada solusi terbaik terkait isu tersebut,” tukasnya. (*)



