NIUS.id – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Bontang terus berinovasi dalam menciptakan kegiatan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.
Salah satunya melalui program Business Day, yang secara rutin digelar untuk menumbuhkan jiwa wirausaha dan kreativitas siswa.
Waka Kesiswaan SMPN 3 Bontang, Suriati, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari mata pelajaran Pendidikan dan Kewarganegaraan (PKN). Program ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori kewirausahaan, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam praktik nyata.
“Dalam kegiatan ini, anak-anak kita latih agar mampu mengimplementasikan teori yang telah diberikan oleh guru di kelas,” ujarnya.
Sebelum pelaksanaan Business Day, para peserta didik terlebih dahulu mendapatkan materi tentang perencanaan usaha, mulai dari pembuatan produk hingga strategi penjualan. Setelah itu, mereka diberi kesempatan untuk memproduksi dan memasarkan hasil karya mereka sendiri di lingkungan sekolah.
“Jadi tidak hanya menghasilkan produk, tapi kami ingin mereka juga belajar bagaimana cara menjual dan memasarkan produk tersebut,” tambah Suriati.
Menariknya, kegiatan ini juga mengajarkan nilai kepedulian terhadap lingkungan. Sampah yang dihasilkan selama Business Day tidak dibuang, melainkan didaur ulang menjadi barang berguna.
“Dari sampah itu kita ajarkan lagi kepada mereka cara membuat ecobrick, ecoprint, hingga baju karnaval. Jadi sampah yang ada di sekolah bisa dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap siswa tidak hanya terampil dalam berwirausaha, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan dan berpikir kreatif.
Program Business Day menjadi wadah nyata bagi siswa SMPN 3 Bontang untuk belajar mandiri, bertanggung jawab, dan inovatif, sejalan dengan semangat Profil Pelajar Pancasila yang ditekankan dalam Kurikulum Merdeka. (*)



