NIUS.id – Sirkuit Nasional C PT Pupuk Kaltim Open 2025 resmi ditutup, menandai berakhirnya rangkaian turnamen bulutangkis nasional dalam peringatan HUT ke-48 Pupuk Kaltim, Sabtu (13/12/2025).
Ajang ini sekaligus mencatat sejarah baru bagi Kota Bontang dan Kalimantan Timur sebagai tuan rumah turnamen bulutangkis berskala nasional untuk pertama kalinya.
Ketua Umum PB Pupuk Kaltim, Anton Sri Widodo, menegaskan PKT Open 2025 merupakan bagian dari komitmen perusahaan mendukung pembinaan olahraga, khususnya bulutangkis. Ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh atlet, pelatih, dan pihak pendukung yang terlibat sejak awal hingga penutupan.
“Turnamen ini merupakan serangkaian acara HUT Pupuk Kaltim ke-48. Kami menyadari dalam pelaksanaannya mungkin terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati bapak dan ibu sekalian. Untuk itu kami mohon maaf dan mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak dalam agenda PKT Open 2025 ini,” kata Anton Sri Widodo.
Pelaksanaan Sirkuit Nasional C PKT Open 2025 mendapat sambutan luas dari komunitas bulutangkis nasional. Sebanyak 793 atlet dari 75 klub bulutangkis berbagai daerah di Indonesia ambil bagian, jumlah yang disebut jauh melampaui pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya dan mencerminkan tingginya antusiasme peserta terhadap kejuaraan ini.
SPV Umum Pupuk Kaltim, Minarni F Dwi Ningsih, menyebut kejuaraan ini menjadi catatan penting tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi Kota Bontang dan Kalimantan Timur. Ia menilai kepercayaan publik terhadap Pupuk Kaltim sebagai penyelenggara event olahraga nasional semakin menguat.
“Untuk pertama kalinya turnamen bulutangkis nasional digelar di Kota Bontang dan diikuti ratusan atlet dari seluruh Indonesia. Ini menjadi kebanggaan bersama dan wujud nyata komitmen Pupuk Kaltim dalam mendukung pembinaan atlet serta mendorong minat generasi muda di cabang bulutangkis,” ujar Minarni F Dwi Ningsih.
Ia menambahkan, kejuaraan ini diharapkan melahirkan atlet-atlet potensial yang kelak mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa. Kepada para juara, Minarni berpesan agar prestasi menjadi motivasi untuk terus berkembang, sementara bagi yang belum berhasil diminta tidak berkecil hati karena setiap pertandingan adalah proses pembelajaran.
Penutupan turnamen turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bontang, Ahmad Suharto, yang mewakili Wali Kota Bontang. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pupuk Kaltim, PBSI, dan seluruh panitia atas penyelenggaraan kejuaraan yang dinilai profesional dan penuh sportivitas.
“Sebagai kota industri yang berkomitmen pada kemajuan olahraga, Bontang bangga menjadi tuan rumah kejuaraan ini. Apapun hasilnya, para atlet adalah pemenang sejati karena telah menunjukkan disiplin, kerja keras, dan sportivitas tinggi,” kata Ahmad Suharto.
Ia berharap PKT Open dapat terus berlanjut sebagai agenda rutin dan menjadi ruang pembinaan berkelanjutan bagi regenerasi atlet bulutangkis nasional. Menutup seluruh rangkaian kegiatan, Ahmad Suharto secara resmi menutup kejuaraan tersebut, “Alhamdulillahirobbilalamin dengan ini, Sirkuit Nasional C PT Pupuk Kaltim Open 2025 secara resmi saya nyatakan ditutup.”


