NIUS.id – SDN 009 Bontang Utara kini mulai memanfaatkan teknologi canggih dalam kegiatan belajar mengajar melalui penggunaan smart board atau papan interaktif bantuan dari pemerintah pusat. Inovasi ini menjadi langkah nyata dalam mendorong digitalisasi pendidikan di lingkungan sekolah dasar.
Kepala SDN 009 Bontang Utara, Yuliati, menyampaikan bahwa sekolahnya menerima satu unit papan interaktif dari pemerintah pusat, dan perangkat tersebut telah aktif digunakan dalam proses pembelajaran di kelas.
“Kami dapat satu dari pusat dan sudah mulai digunakan dalam pembelajaran berbasis teknologi,” ujar Yuliati, Rabu (22/10/2025).
Menurutnya, kehadiran smart board memberikan manfaat besar bagi guru maupun murid karena memungkinkan pembelajaran dilakukan secara lebih menarik dan interaktif. Media digital ini dapat digunakan untuk menampilkan berbagai materi pembelajaran, mulai dari teks, gambar, hingga video edukatif.
“Sangat membantu, kegunaannya sangat bervariasi. Bisa untuk mencari tambahan informasi bahan pelajaran, menampilkan materi secara visual, dan membuat suasana kelas lebih hidup,” jelasnya.
Yuliati menambahkan, digitalisasi pendidikan melalui papan interaktif membuat siswa lebih antusias dan terlibat aktif selama proses belajar berlangsung. Anak-anak, kata dia, lebih mudah memahami materi karena dapat melihat langsung contoh dan ilustrasi yang ditayangkan di layar.
“Sesuai dengan perkembangan teknologi, anak-anak tentu senang belajar dengan media seperti ini,” katanya.
Selain meningkatkan minat belajar siswa, smart board juga membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih efektif. Guru kini dapat mengakses sumber belajar digital secara langsung, tanpa bergantung sepenuhnya pada buku teks.
“Papan interaktif ini memudahkan guru menjelaskan materi dengan cara kreatif dan menarik. Sumber belajar bisa langsung diakses dari internet,” tandasnya.
Dengan adanya fasilitas ini, SDN 009 Bontang Utara diharapkan menjadi salah satu sekolah percontohan dalam penerapan pembelajaran berbasis teknologi di Kota Bontang, sekaligus mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang inovatif dan adaptif terhadap era digital. (*)



