NIUS.id – Meski menghadapi keterbatasan fasilitas dan ruang belajar, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007 Bontang Utara tetap berkomitmen menanamkan nilai nasionalisme kepada para peserta didiknya. Salah satu wujud nyata upaya tersebut adalah dengan memastikan seluruh murid dapat mengikuti upacara bendera setiap hari Senin.
Kepala SDN 007 Bontang Utara, Nurmiani, menjelaskan pihaknya melakukan penyesuaian jadwal khusus bagi kelas I dan II agar dapat mengikuti upacara bersama kelas lainnya.
“Setiap Senin, kelas I dan II kami masukkan di sif pagi supaya semua murid bisa ikut upacara bendera. Ini kami lakukan agar anak-anak tetap bisa belajar tentang disiplin dan cinta tanah air,” ujarnya, Senin, (13/10/25).
Sekolah yang memiliki 557 peserta didik dengan 19 rombongan belajar (rombel) ini menghadapi keterbatasan area karena lapangan sekolah tidak mampu menampung seluruh siswa sekaligus. Kondisi itu membuat pihak sekolah harus menerapkan sistem dua sif pembelajaran—pagi dan siang.
“Kita pakai dua sif karena ruang kelas terbatas. Tapi untuk Senin, kita atur supaya semua anak kebagian kesempatan ikut upacara,” jelasnya.
Nurmiani berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang segera merealisasikan rencana relokasi SDN 007 Bontang Utara ke lokasi baru agar proses belajar mengajar bisa berlangsung lebih nyaman.
“Kalau nanti sudah punya halaman dan lapangan yang lebih luas, tentu kegiatan seperti upacara bisa lebih maksimal dan anak-anak juga lebih leluasa,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparuddin, membenarkan bahwa relokasi SDN 007 Bontang Utara telah masuk dalam program prioritas Pemkot Bontang. Lokasi baru sekolah berada di sekitar rusunawa Kelurahan Guntung dengan luas lahan mencapai 1,5 hektare.
“Pembangunan awal akan mencakup 12 ruang kelas, ruang guru, serta beberapa fasilitas pendukung lainnya. Saat ini prosesnya sedang berjalan,” ungkap Saparuddin.
Langkah ini diharapkan dapat mendukung kualitas pembelajaran sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi murid untuk beraktivitas dan mengembangkan potensi mereka secara optimal. (*)


