BontangKALTIMNEWS

Razia Hotel di Bontang, Satpol PP Temukan Data Tamu Tidak Sesuai

×

Razia Hotel di Bontang, Satpol PP Temukan Data Tamu Tidak Sesuai

Sebarkan artikel ini
Razia di sejumlah hotel dan penginapan kota Bontang. Foto: Lia/Nius.id

NIUS.id – Operasi gabungan yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bontang kembali menyasar sejumlah hotel dan penginapan, Senin (9/3/2026) malam.

Razia rutin tersebut dilakukan untuk memastikan kepatuhan tempat usaha terhadap aturan serta menjaga ketertiban selama bulan Ramadan.

Dalam kegiatan itu, petugas menemukan adanya ketidaksesuaian data tamu yang dilaporkan pihak hotel kepada petugas dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Temuan tersebut terjadi di salah satu hotel yang menjadi lokasi pemeriksaan.

Kasi Binwaslu Satpol PP Kota Bontang, Irwan Febrayana, menjelaskan bahwa pada awal pemeriksaan resepsionis hotel melaporkan hanya terdapat dua tamu yang menginap. Namun setelah petugas melakukan pengecekan secara menyeluruh, jumlah kamar yang terisi ternyata lebih banyak dari data yang diberikan.

“Resepsionis hotel pada awalnya melaporkan hanya ada dua tamu yang menginap, namun saat dilakukan pengecekan menyeluruh ternyata ditemukan empat kamar yang terisi,” ujarnya saat diwawancarai.

Selain temuan tersebut, petugas juga mendapati seorang tamu wanita yang tidak membawa kartu identitas. Meski yang bersangkutan mengaku datang bersama pasangan suami istri, petugas tetap melakukan pendataan serta memberikan teguran.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan aturan administrasi serta pengawasan aktivitas di penginapan selama Ramadan. Satpol PP menilai pendataan tamu merupakan hal penting untuk menjaga ketertiban serta menghindari potensi pelanggaran.

Dalam razia tersebut, Satpol PP juga menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan tes urine terhadap sejumlah pengunjung hotel. Pemeriksaan ini dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan penyalahgunaan narkotika di tempat penginapan.

Irwan menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan peringatan kepada pengelola hotel yang dinilai kurang kooperatif dalam memberikan data tamu secara akurat kepada petugas.

Satpol PP memastikan kegiatan razia akan terus dilakukan secara berkala selama bulan Ramadan. Upaya ini sekaligus untuk memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi imbauan dalam Surat Edaran Wali Kota yang telah disosialisasikan sebelumnya.

“Kami akan melayangkan surat pernyataan kepada pemilik hotel untuk lebih memperhatikan pendataan tamu pengunjung hotel,” ujarnya.

Laporan Wartawan NIUS.id, Lia Abdullah 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *