NIUS.id– Ikatan Alumni Himpunan Mahasiswa Bontang (IKA HMB) menggelar kegiatan buka puasa bersama di Cafe Keluar Main, Minggu (8/3/2026).
Acara ini menjadi ajang berkumpul sekaligus mempererat hubungan antaralumni yang kini telah berkiprah di berbagai bidang.
Sejak sore hari, suasana hangat sudah terasa. Para alumni dari berbagai angkatan tampak saling menyapa dan berbagi cerita tentang aktivitas masing-masing. Buka puasa bersama ini juga dihadiri sejumlah tokoh publik di Kota Bontang yang merupakan alumni HMB.
Di antaranya Ketua Bawaslu Kota Bontang Aldy Artrian, Ketua KPU Bontang Muzarrobby Renfly, serta Ketua Komisi A DPRD Bontang Heri Keswanto.
Ketua Presidium IKA HMB, Adipt Maraja, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang untuk menjaga kebersamaan di antara para alumni yang kini tersebar di berbagai sektor pekerjaan.
“IKA HMB adalah rumah bersama bagi seluruh alumni Himpunan Mahasiswa Bontang. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin terus menjaga silaturahmi sekaligus memperkuat jaringan alumni,” ujarnya.
Menurut Adipt, jaringan alumni yang kuat diharapkan mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya Kota Bontang.
Ia juga menjelaskan bahwa IKA HMB resmi terbentuk pada 20 Juni 2021 melalui forum Temu Alumni Nasional (Temali Nasional) IKA HMB ke-1 yang digelar di Kota Bontang. Sejak saat itu, organisasi ini berupaya menghimpun potensi para alumni untuk berkolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial maupun pembangunan.
Adipt menilai keberadaan alumni HMB yang kini berkiprah di berbagai profesi, termasuk di lembaga penyelenggara pemilu, menjadi bukti bahwa kader organisasi ini memiliki kapasitas dan peran strategis di tengah masyarakat.
“Kami bangga karena banyak alumni HMB yang sudah berkontribusi di berbagai bidang. Harapannya, jejaring ini terus diperkuat agar alumni tidak hanya berkembang secara pribadi, tetapi juga memberi dampak positif bagi Kota Bontang,” katanya.
Adipt yang juga menjabat sebagai Ketua Presidium kedua pada periode pertama IKA HMB berharap kegiatan kebersamaan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara rutin.
Menurutnya, silaturahmi menjadi fondasi utama dalam menjaga kekuatan organisasi.
“Kalau hubungan antaralumni tetap terjaga, maka kolaborasi untuk kegiatan-kegiatan positif di masyarakat akan lebih mudah terbangun,” tutupnya. (*/ZK)



