NIUS.id – Pemerintah Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), terus memperluas komitmennya terhadap pemerataan akses pendidikan melalui program baru bertajuk Kartu Bontang Pintar.
Program ini akan memberikan bantuan senilai Rp1 juta per tahun bagi setiap pelajar untuk menunjang kebutuhan pendidikan mereka.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Abdu Safa Muha, menjelaskan bahwa bantuan ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan belajar, seperti pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS), perlengkapan praktikum, hingga kebutuhan pendukung kegiatan belajar lainnya.
“Bantuan ini bukan bersifat konsumtif, melainkan diarahkan agar benar-benar bermanfaat dalam mendukung kegiatan belajar siswa di sekolah,” ujar Safa, Jumat, (31/10/25)
Ia menegaskan, program Kartu Bontang Pintar merupakan wujud nyata komitmen Pemkot dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, sekaligus meringankan beban ekonomi para orang tua.
Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh peserta didik di bawah naungan Disdikbud memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati fasilitas pendidikan yang layak tanpa terkendala biaya.
Saat ini, Disdikbud tengah mematangkan tahap persiapan yang meliputi verifikasi data penerima, penentuan mekanisme penyaluran, serta penyusunan petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan program.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, penyaluran bantuan pendidikan melalui Kartu Bontang Pintar akan dimulai pada tahun ajaran baru 2026.
“Program ini menjadi langkah konkret Pemkot Bontang untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal hanya karena kendala biaya pendidikan,” tegasnya.
Melalui Kartu Bontang Pintar, pemerintah berharap kualitas pendidikan di Kota Bontang terus meningkat, sejalan dengan upaya membangun generasi muda yang unggul, cerdas, dan berdaya saing tinggi. (*)


