NIUS.id – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat digitalisasi pendidikan melalui program “One Teacher One Laptop”. Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan program ini merupakan wujud nyata dukungan Pemkot terhadap peningkatan kualitas tenaga pendidik di era digital.
“Program ini lanjutan, sesuai dengan komitmen Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan Wakil Wali Kota Agus Haris untuk mewujudkan pemerataan fasilitas pembelajaran digital bagi guru,” ujar Abdu Safa Muha, Jumat (17/10/25)
Sepanjang tahun 2025, Pemkot Bontang telah menyalurkan 256 unit laptop kepada guru, bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional. Tak berhenti di situ, pada akhir tahun ini, Pemkot akan kembali menyalurkan 117 unit laptop tambahan sebagai tahap lanjutan program tersebut.
Berdasarkan data dari Layanan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP-LKPP), perangkat laptop yang disediakan memiliki spesifikasi tinggi, yakni prosesor Intel Core i5-1135G7, RAM 8GB DDR4, storage 512GB SSD, serta VGA Intel Iris Xe Graphics dengan ukuran layar 14 inci, lengkap dengan koneksi LAN, WiFi, dan Bluetooth.
Abdu Safa menjelaskan, fasilitas ini diberikan sebagai bentuk dukungan nyata untuk meningkatkan efektivitas dan produktivitas guru dalam proses belajar mengajar. Ia berharap, seluruh penerima dapat memanfaatkan perangkat tersebut sesuai fungsinya.
“Laptop ini bukan sekadar bantuan, tapi alat kerja untuk menunjang inovasi pembelajaran di kelas. Kami berharap guru dapat menggunakan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Menurutnya, keberadaan perangkat digital di tangan guru akan mempercepat implementasi kurikulum berbasis teknologi sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam membangun sistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Era pendidikan sekarang menuntut kemampuan digital. Dengan adanya dukungan perangkat seperti ini, guru bisa lebih kreatif dan efisien dalam menyusun materi maupun mengelola administrasi pembelajaran,” pungkasnya. (*)


