ADVERTORIALBontangPemerintah

Pemkot Bontang Backup Anggaran Rp17 Miliar Jika Program Gratispol Provinsi Belum Turun

×

Pemkot Bontang Backup Anggaran Rp17 Miliar Jika Program Gratispol Provinsi Belum Turun

Sebarkan artikel ini

NIUS.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp 17 miliar untuk program beasiswa mahasiswa. Meski demikian, realisasi program ini masih menunggu kepastian dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terkait program Gratispol (Gratis Perguruan Tinggi) yang digagas oleh Gubernur.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan bahwa langkah ini diambil untuk menghindari tumpang tindih antara program beasiswa pemerintah kota dengan program provinsi. Menurutnya, kehati-hatian sangat diperlukan agar anggaran daerah dapat digunakan secara tepat sasaran.

“Yang jelas kita masih menunggu dari provinsi juga, jangan sampai nantinya menjadi double terkait program beasiswa ini. Kita ngasih, provinsi juga ngasih,” ujarnya saat ditemui awak media.

Rencananya, dana beasiswa tersebut akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025. Jika nantinya program Gratispol dari Pemprov Kaltim terealisasi, maka dana Rp 17 miliar yang telah disiapkan Pemkot bisa dialihkan untuk kebutuhan pembangunan lainnya.

“Anggaran tersebut kita coba backup, siapa tahu di provinsi tidak turun. Tetapi inginnya sih dibayarkan, biar kita tidak mengeluarkan biaya lagi,” tambah Neni, Minggu (7/9/25).

Lebih lanjut, Neni menegaskan bahwa beasiswa dari Pemkot Bontang nantinya akan diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi syarat tertentu. Di antaranya, batas usia maksimal 25 tahun untuk penerima di jenjang Strata 1 (S1). Ia juga menekankan pentingnya rasa tanggung jawab bagi mahasiswa penerima agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu.

“Mereka yang mendapatkan beasiswa harus bisa selesai 4 tahun, tidak boleh lebih. Setidaknya biar bisa memiliki rasa tanggung jawab,” tegasnya.

Dengan langkah strategis ini, Pemkot Bontang menunjukkan keseriusannya mendukung pendidikan tinggi sekaligus memastikan pengelolaan anggaran daerah berjalan efisien. Harapannya, bantuan pendidikan ini benar-benar bermanfaat bagi mahasiswa Bontang, sembari tetap menjaga keseimbangan dengan program pendidikan provinsi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Laporan Wartawan NIUS.id, Dahlia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *