NIUS.id – Kebakaran melanda kawasan RT 12, Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Kamis (12/3/2026) sore sekitar pukul 16.45 Wita. Api menghanguskan satu bangunan kayu yang berada di area pujasera, tidak jauh dari Lapangan Futsal Guntung.
Lurah Guntung, Denny Febrian, mengatakan dirinya pertama kali menerima laporan dari warga sekitar menjelang waktu berbuka puasa. Informasi tersebut kemudian segera diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran untuk dilakukan penanganan.
“Saya dapat laporan dari warga pukul 16.45 Wita. Kami teruskan ke damkar (pemadam kebakaran, Red),” ujar Denny saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Kobaran api dilaporkan dengan cepat membesar karena bangunan yang terbakar merupakan konstruksi kayu. Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Amiluddin, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga dan langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian.
Ia menyebut proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit hingga api berhasil dikendalikan. Menurutnya, material bangunan yang didominasi kayu membuat api cepat merambat.
“Ada anak bermain api. Terus merembet ke bangunan karena kayu dan mudah terbakar. Bangunan tersebut merupakan panggung adat lama yang sudah tidak digunakan,” ujarnya.
Dalam peristiwa tersebut, dua unit mobil yang berada di sekitar lokasi turut terdampak kebakaran. Salah satu mobil yang terparkir bahkan sempat meledak ketika api semakin membesar.
“Dua mobil terdampak. Satu mobil yang terparkir meledak, dan satu lagi posisinya paling dekat dengan bangunan sehingga mengalami kerusakan,” jelasnya.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Namun berdasarkan informasi sementara yang dihimpun petugas di lapangan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas anak-anak yang bermain api di area panggung.
“Indikasi awal, berdasarkan informasi yang dihimpun, ada anak-anak yang bermain di panggung tersebut dan melakukan aktivitas bakar-bakar,” katanya.
(*/ZK)


