ADVERTORIALDPRDKALTIM

Komisi IV DPRD Kaltim Dukung Edukasi HIV Diperluas dan Tepat Sasaran

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin. (Foto: Ist)

NIUS.id – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin, mendorong Dinas Kesehatan Kaltim untuk memperkuat dan memperluas edukasi tentang HIV, mengingat tingkat pemahaman masyarakat terhadap penyakit ini dinilai masih rendah. Hal ini membuat masyarakat rentan terpengaruh informasi keliru terkait cara penularan dan pencegahan HIV.

Fuad menyatakan bahwa Komisi IV telah terus mendorong peningkatan penyuluhan kesehatan, namun pelaksanaannya perlu diperluas dan dibuat lebih spesifik agar menyentuh kelompok masyarakat yang paling berisiko.

“Informasi yang disampaikan harus lebih spesifik dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Kamis (11/12/25).

Ia menilai bahwa penyuluhan tidak cukup hanya dilakukan secara umum, melainkan harus disesuaikan dengan perkembangan sosial dan pola hidup masyarakat saat ini. Edukasi yang tepat sasaran diyakini dapat membantu masyarakat memahami risiko HIV dengan benar dan mengurangi stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Selain edukasi, Fuad menekankan pentingnya deteksi dini di berbagai daerah. Menurutnya, langkah ini diperlukan agar pemerintah dapat memetakan penyebaran HIV secara akurat dan mencegah meluasnya penularan.

“Pencegahan akan jauh lebih efektif bila dilakukan lebih awal,” tegasnya.

Fuad juga memberikan perhatian khusus pada generasi muda. Ia menyebut perubahan pola pergaulan sebagai salah satu faktor yang berkontribusi pada peningkatan kasus HIV di Kaltim, sehingga diperlukan pendekatan edukasi yang lebih intensif untuk kelompok ini.

“Banyak yang terjadi karena pergaulan yang salah,” katanya.

Ia berharap, dengan penyuluhan yang lebih masif dan deteksi dini yang berjalan optimal, kekhawatiran masyarakat—terutama para orang tua—dapat berkurang.

“Kami ingin pemerintah menangani ini dengan serius agar keresahan masyarakat bisa ditekan,” pungkasnya. (*)

Exit mobile version