ADVERTORIALDPRDKALTIM

Komisi IV DPRD Kaltim Dukung Arahan Presiden Prabowo soal Pendidikan Lingkungan di Sekolah

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti. (Foto: Ist)

NIUS.id – Usulan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memasukkan pendidikan lingkungan hidup ke dalam materi pembelajaran sekolah mendapat sambutan positif dari DPRD Kalimantan Timur. Komisi IV DPRD Kaltim menilai gagasan tersebut relevan dan mendesak, seiring meningkatnya ancaman bencana akibat kerusakan lingkungan di berbagai daerah.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti, mengatakan bahwa fenomena bencana alam yang terus terjadi, termasuk di wilayah Sumatera dan daerah lainnya, menjadi bukti masih lemahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Saya sangat mendukung arahan Presiden. Rentetan bencana yang terjadi akhir-akhir ini menunjukkan bahwa kesadaran dan etika lingkungan memang perlu dibangun sejak usia dini,” ujarnya, Jumat (13/12/2025).

Menurut Damayanti, pendidikan lingkungan hidup tidak semestinya hanya diposisikan sebagai materi pelengkap, melainkan harus menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa. Nilai-nilai kepedulian terhadap alam, lanjutnya, perlu diintegrasikan dalam berbagai mata pelajaran agar tertanam secara menyeluruh dalam proses pendidikan.

Ia juga menekankan bahwa penerapan kebijakan tersebut harus dibarengi dengan langkah konkret, seperti penyesuaian kurikulum, peningkatan kapasitas dan pemahaman guru, serta aktivitas pembelajaran yang lebih menekankan praktik langsung di lingkungan sekitar sekolah.

Damayanti menilai Kalimantan Timur memiliki urgensi tersendiri dalam penerapan pendidikan lingkungan hidup. Sebagai daerah yang menghadapi tantangan ekologis serius, mulai dari deforestasi hingga kerusakan daerah aliran sungai, Kaltim membutuhkan model pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kondisi lokal.

“Pembelajaran lingkungan harus mampu menghubungkan teori dengan realitas yang dihadapi siswa sehari-hari. Dengan begitu, kesadaran ekologis tidak hanya dipahami, tetapi juga dipraktikkan,” jelasnya.

Lebih jauh, Damayanti menyebut pendidikan lingkungan yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi langkah strategis dalam pencegahan bencana jangka panjang. Anak-anak yang dibekali pemahaman tentang keberlanjutan sejak dini diyakini akan tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap pengelolaan alam.

Komisi IV DPRD Kaltim berharap gagasan Presiden tersebut tidak berhenti pada tataran wacana nasional, melainkan dapat diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan, sehingga generasi muda di Kalimantan Timur semakin siap menghadapi tantangan lingkungan di masa depan. (*)

Exit mobile version