NIUS.id – Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, dilaporkan masih berada di Mekah setelah jadwal kepulangannya ke Indonesia tertunda akibat memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah. Situasi tersebut berdampak pada sejumlah penerbangan internasional yang melintasi wilayah udara sekitar kawasan konflik.
Ketegangan antara Israel yang didukung Amerika Serikat dengan Iran membuat sejumlah maskapai melakukan penyesuaian jadwal penerbangan. Kondisi itu turut memengaruhi kepulangan jamaah umroh dari berbagai negara, termasuk rombongan dari Indonesia.
Dalam rombongan tersebut terdapat Kepala DPMPTSP Bontang Muhammad Aspiannur yang saat ini masih berada di Mekah. Ia menunaikan ibadah umroh bersama keluarga serta beberapa jamaah lainnya dari Kota Bontang.
Aspiannur menjelaskan bahwa sebelumnya ia bersama rombongan dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Minggu (8/3/2026). Namun hingga kini kepastian jadwal kepulangan masih menunggu informasi terbaru dari pihak maskapai dan penyelenggara perjalanan.
“Kalau jadwal sebenarnya itu Minggu ini kami sudah balek ke Indonesia tapi terakhir tadi ini info dari travel masih belum ada kepastian,” ujarnya melalui pesan singkat, Kamis (5/3/2026) malam.
Kepala DPMPTSP Bontang itu juga menyampaikan bahwa keberangkatannya ke Tanah Suci tidak sendiri. Ia berangkat bersama istri serta kedua anaknya untuk menjalankan ibadah umroh.
Selain keluarga Aspiannur, terdapat pula beberapa warga Bontang lain yang berada dalam rombongan tersebut. Bahkan, ada tiga warga dari Kelurahan Loktuan yang hingga kini juga masih berada di Mekah dan menunggu kepastian jadwal penerbangan pulang.
“Jadi bukan hanya saya saja dan keluarga saya tapi disini juga ada tiga orang Loktuan yang masih di Mekah,” ucapnya.
Pihak travel penyelenggara umroh disebut terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan serta otoritas terkait guna mencari solusi terbaik bagi para jamaah. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran proses pemulangan jamaah umroh yang terdampak situasi konflik di Timur Tengah.
Kepala DPMPTSP Bontang itu berharap kondisi di kawasan Timur Tengah segera kondusif sehingga proses pemulangan jamaah dapat segera dilakukan.
“Travelnya masih mencari solusi, semoga saja kami bisa kembali ke Bontang tepat waktu, doakan saja,” tandasnya.
Laporan Wartawan NIUS.id, Lia Abdullah



