NIUS.id – Anggota Komisi II DPRD Kaltim dari daerah pemilihan Kutai Kartanegara (Kukar), Firnadi Ikhsan, mengungkapkan bahwa permintaan perbaikan infrastruktur masih menjadi aspirasi terbesar masyarakat Kukar sepanjang tahun 2025.
Menurutnya, keluhan tersebut terutama disampaikan oleh petani, nelayan, dan warga yang bergantung pada sektor pertanian. Hampir di setiap agenda reses (masa penyerapan aspirasi), masalah jalan selalu muncul sebagai kebutuhan yang mendesak.
“Mulai dari jalan desa, akses menuju jalan utama, jalan lingkungan, hingga jalan pertanian—semuanya masih memerlukan perhatian serius karena berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga,” jelas Firnadi, Rabu (10/12/25).
Selain infrastruktur, ia juga mencatat adanya perubahan kebutuhan di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Jika sebelumnya mereka lebih banyak meminta bantuan peralatan, kini pelaku UMKM lebih membutuhkan dukungan permodalan untuk memperluas skala usaha.
“Artinya, fasilitas usaha mereka sudah cukup memadai, namun perkembangan usaha membutuhkan tambahan modal,” imbuh politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Firnadi berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti aspirasi ini secara menyeluruh, baik melalui percepatan pembangunan infrastruktur maupun penguatan akses permodalan bagi usaha masyarakat desa.
“Aspirasi ini harus diwujudkan agar benar-benar dapat meningkatkan kesejahteraan warga. Kami akan terus mengawal dan memastikan respons yang tepat dari pemerintah,” tukasnya. (*)


