NEWSOLAHRAGA

Kaltim Masuk Kandidat Tuan Rumah AFF U-17, Ini Syarat Berat yang Harus Dipenuhi

×

Kaltim Masuk Kandidat Tuan Rumah AFF U-17, Ini Syarat Berat yang Harus Dipenuhi

Sebarkan artikel ini
Dua stadion yang tengah bersiap menjadi tuan rumah perhelatan internasional AFF U-17. (FOTO: IST)
Dua stadion yang tengah bersiap menjadi tuan rumah perhelatan internasional AFF U-17. (FOTO: IST)

NIUS.id – Kalimantan Timur (Kaltim) kembali masuk radar penyelenggaraan olahraga internasional. Wilayah yang berdekatan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) itu disebut menjadi kandidat kuat tuan rumah ajang sepak bola usia muda AFF U-17 Championship.

Kabar ini menguat pada Minggu (1/3/2026), seiring dorongan federasi sepak bola nasional untuk memperluas lokasi pertandingan bergengsi di luar Pulau Jawa.

“Rencana ini masih dalam tahap penjajakan dan akan melalui proses verifikasi ketat sesuai standar internasional,” demikian informasi yang berkembang di kalangan penyelenggara.

Dua Stadion Disiapkan

Dua stadion diproyeksikan menjadi venue utama, yakni Stadion Batakan dan Stadion Segiri.

Stadion Batakan dinilai sudah berpengalaman menggelar laga internasional dan memiliki sistem drainase yang baik. Sementara Stadion Segiri baru saja direnovasi dengan rumput baru yang diklaim memenuhi standar global.

“Standar lapangan menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan keselamatan pemain, khususnya di level usia muda.”

Lapangan Latihan Jadi Tantangan

Selain stadion utama, penyelenggara juga wajib menyiapkan lapangan latihan yang representatif. Setidaknya dibutuhkan empat hingga enam lapangan rumput alami dengan kualitas setara stadion utama.

Ketersediaan fasilitas pendukung ini kerap menjadi faktor penentu lolos atau tidaknya suatu daerah sebagai tuan rumah.

“Lapangan latihan harus memiliki kualitas identik agar tim tidak mengalami perbedaan kondisi saat bertanding dan berlatih.”

Akses dan Mobilitas Jadi Penilaian

Aspek mobilitas juga menjadi sorotan utama dalam penilaian. Jarak tempuh dari bandara ke hotel hingga ke stadion memiliki batas waktu tertentu yang harus dipenuhi.

Keberadaan tol yang menghubungkan Balikpapan dan Samarinda menjadi nilai tambah penting. Namun, panitia tetap harus memastikan rekayasa lalu lintas berjalan optimal.

“Pengaturan transportasi harus menjamin seluruh tim dan ofisial bisa bergerak cepat tanpa hambatan.”

Keamanan Stadion Tak Bisa Ditawar

Pengawas pertandingan juga menaruh perhatian besar pada aspek keselamatan stadion. Mulai dari lebar pintu keluar, kapasitas lorong, hingga titik evakuasi darurat menjadi indikator penting.

Dalam kajian yang dipublikasikan di Jurnal Ilmu Keolahragaan, peneliti Muhammad Purnomo menekankan pentingnya jalur keselamatan.

“Masih menyepelekan simulasi penanganan krisis saat terjadi penumpukan penonton.”

Kesiapan Hotel Penunjang

Kesiapan akomodasi juga menjadi syarat mutlak. Tuan rumah harus menyediakan hotel berbintang empat hingga lima untuk menampung atlet, ofisial, dan tamu kehormatan.

Balikpapan dinilai memiliki fasilitas hotel yang memadai, sementara Samarinda perlu mengoptimalkan kapasitas penginapan yang tersedia.

“Standar pelayanan dan privasi menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran turnamen internasional.”

(*/ZK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *