NIUS.id – Sebuah rumah warga di Jalan Pendidikan RT 03 Nomor 04, Kelurahan Kanaan, Kota Bontang, mengalami kerusakan setelah tebing di samping rumah tersebut longsor akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah itu pada Rabu malam (5/3/2026).
Longsoran tanah, pasir, dan batu menghantam dinding rumah hingga menyebabkan retakan serta kebocoran pada pipa jaringan gas.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 Wita saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Edi mengaku sempat mendengar suara keras dari arah samping rumahnya pada malam kejadian.
Namun saat itu ia belum mengetahui penyebab suara tersebut. Keesokan paginya, ia baru mengecek kondisi di sekitar rumah dan mendapati terjadi longsor tepat di sisi rumahnya.
“Pas pagi itu kami cek, ternyata longsor di sebelah rumah saya,” ujarnya saat ditemui, Kamis (6/3/2026).
Ia menduga suara keras yang terdengar pada malam hari itu berasal dari material pasir dan batu yang jatuh menghantam dinding rumahnya. Akibat kejadian tersebut, dinding rumah mengalami retakan cukup besar.
Selain merusak dinding rumah, longsor juga menyebabkan pipa jaringan gas yang menempel di dinding rumahnya mengalami kebocoran. Untuk sementara waktu, Edi terpaksa menggunakan tabung gas elpiji untuk memasak.
“Karena pipa gas ikut bocor, jadi sementara kalau masak pakai tabung dulu,” tuturnya.
Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang bersama warga sekitar telah melakukan pembersihan material longsoran yang menimpa dinding rumah tersebut. Selain itu, area longsor juga ditutup menggunakan terpal agar air hujan tidak langsung meresap ke tanah dan memicu longsor susulan.
Meski demikian, Edi berharap pemerintah dapat segera melakukan penanganan lebih lanjut di lokasi tersebut. Ia mengaku khawatir terjadi longsor susulan, terlebih di bagian atas titik longsor terdapat rumah warga lainnya.
“Yang kami khawatirkan itu kalau hujan lagi ada longsor susulan,” pungkasnya.
Laporan Wartawan NIUS.id, Lia Abdullah



