NIUS.id – Upaya penataan lingkungan di Kota Balikpapan mulai menunjukkan hasil positif. Sejumlah kawasan yang sebelumnya kerap bermasalah dengan sistem drainase kini terlihat lebih tertata, sehingga mendukung wajah kota yang lebih rapi dan fungsional.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo, menilai langkah yang dilakukan pemerintah provinsi bersama pemerintah kota mulai membuahkan dampak nyata. Salah satu kawasan yang disorotnya adalah Balikpapan Baru, di mana penataan aliran air menuju laut dinilai mengalami perbaikan signifikan.
“Perubahannya cukup terlihat. Lingkungan menjadi lebih rapi dan sistem drainase sekarang lebih terarah,” ujar Sigit, Senin, (15/12/25).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian tersebut masih merupakan tahap awal. Menurutnya, persoalan tata kota di Balikpapan belum sepenuhnya tuntas, terutama seiring dengan pertumbuhan penduduk dan meningkatnya aktivitas pembangunan di wilayah perkotaan.
Sigit mengingatkan bahwa keberhasilan penataan kota membutuhkan kesinambungan program antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota. Tidak hanya fokus pada drainase, tetapi juga mencakup pemenuhan layanan dasar lainnya, seperti penyediaan air bersih serta penguatan sistem PDAM agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Ini baru langkah awal, bukan akhir. Penataan kota harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti besarnya jumlah penduduk di kota-kota besar seperti Balikpapan yang menuntut kesiapan infrastruktur dasar yang memadai. Karena itu, koordinasi lintas pemerintah dinilai menjadi kunci agar program penataan lingkungan tidak terhenti di tengah jalan.
“Kolaborasi antara Pemprov dan Pemkot harus terus dijaga agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tutup Sigit. (*)


