NIUS.id – Setelah sukses menggelar Bontang City Carnival (BCC) 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan budaya tahunan tersebut.
Hasil dari evaluasi itu, Disdikbud memutuskan akan memperpanjang durasi pelaksanaan BCC tahun depan menjadi dua hari. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi para peserta dari berbagai sekolah dan komunitas dalam menampilkan kreativitas mereka.
Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap gelaran tahun ini menjadi alasan utama perubahan tersebut.
“Melihat semangat masyarakat dan banyaknya peserta, tahun depan BCC akan digelar selama dua hari supaya semua bisa tampil maksimal,” jelasnya, Minggu (2/11/2025).
Meski sempat diguyur hujan, Safa menilai BCC tahun ini tetap berjalan meriah dan sukses. Bahkan, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kebudayaan di Kota Bontang.
“Ini bukti perhatian luar biasa dari pemerintah provinsi. Kami tentu ingin menjawabnya dengan penyelenggaraan yang lebih matang,” tambahnya.
Menurut Safa, keberhasilan BCC 2025 tidak terlepas dari kerja sama lintas instansi dan panitia pelaksana. Seluruh pihak saling bersinergi untuk memastikan kegiatan berjalan lancar meski ada tantangan cuaca.
Ia menjelaskan, hasil evaluasi mencakup sejumlah aspek, mulai dari teknis, manajemen peserta, hingga kenyamanan penonton.
“Kami ingin kualitas pelaksanaan BCC terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Disdikbud berharap dengan tambahan waktu pelaksanaan, BCC 2026 bisa menjadi event yang tidak hanya memperkuat identitas budaya Bontang, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah. (*)



