Nius.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang terus berupaya menghadirkan inovasi dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang sehat, aman, dan berkualitas. Terbaru, Disdikbud akan membentuk Tim Deteksi Dini, yang berperan aktif dalam memantau berbagai potensi masalah di lingkungan sekolah — mulai dari aspek kesehatan, perilaku, hingga tumbuh kembang peserta didik.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menjelaskan bahwa pembentukan tim ini tidak hanya berfokus pada upaya pencegahan siswa putus sekolah, tetapi juga bertujuan untuk mendeteksi lebih awal berbagai persoalan yang bisa mengganggu proses belajar mengajar.
“Tim ini akan bekerja secara komprehensif. Tidak hanya menangani persoalan akademik, tetapi juga memantau kondisi tumbuh kembang anak dan kesehatan pegawai,” ujarnya, Jumat (17/10/25)
Menurut Abdu Safa, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman, di mana seluruh warga sekolah — baik siswa maupun tenaga pendidik — dapat berkembang secara optimal. Melalui pendekatan deteksi dini, potensi masalah di sekolah diharapkan dapat teridentifikasi lebih cepat dan ditangani sebelum menimbulkan dampak serius.
Ia juga menambahkan, tim tersebut nantinya akan melakukan pemantauan langsung di sekolah-sekolah, termasuk deteksi dini terhadap penyakit tidak menular (PTM) yang berisiko menyerang guru dan tenaga kependidikan. Dalam pelaksanaannya, Disdikbud akan menjalin koordinasi lintas sektor bersama Dinas Kesehatan dan lembaga terkait lainnya.
“Pendidikan yang kuat tidak hanya diukur dari capaian akademik, tapi juga dari kondisi fisik dan mental seluruh warga sekolah. Karena itu, deteksi dini menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan proses pendidikan,” tegasnya.
Dengan pembentukan Tim Deteksi Dini ini, Disdikbud Bontang berharap dapat menumbuhkan budaya preventif di lingkungan pendidikan. Upaya ini menjadi langkah nyata untuk memastikan bahwa setiap potensi masalah — baik kesehatan, perilaku, maupun sosial — dapat dicegah sejak dini demi terciptanya pendidikan yang berkelanjutan dan berkualitas di Kota Bontang. (*)



