NIUS.id – Desa Citra Manunggal Jaya di Kecamatan Kaliorang semakin menegaskan diri sebagai salah satu desa maju di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Perkembangan pesat desa ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat dan sinergi kuat antara pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Kutim.
Momentum Hari Jadi ke-28 Desa Citra Manunggal Jaya yang digelar meriah pada Kamis (30/10/2025) menjadi refleksi atas perjalanan panjang desa menuju kemajuan. Berbagai hasil pertanian, kerajinan tangan, dan inovasi masyarakat dipamerkan melalui gunungan hasil bumi sebagai simbol kemakmuran dan kemandirian warga.
Kepala Desa Citra Manunggal Jaya menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih bersama masyarakat. Ia menegaskan bahwa kemajuan desa tidak lepas dari kerja sama seluruh elemen masyarakat, dukungan Bupati Kutim, serta pendampingan dari perangkat kecamatan dan dinas terkait.
“Selama 28 tahun, kami terus berbenah. Semua keberhasilan ini lahir dari semangat gotong royong warga dan perhatian penuh dari Pemkab Kutim. Desa kami berkomitmen terus tumbuh, mandiri, dan menjadi contoh bagi desa lain,” ucapnya.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman yang hadir dalam acara tersebut turut mengapresiasi perkembangan Desa Citra Manunggal Jaya. Menurutnya, desa ini berhasil menjadi contoh nyata dari implementasi visi Kutim yang “Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing.”
“Desa Citra Manunggal Jaya bukan hanya tumbuh pesat, tapi juga menjadi pelaku pembangunan. Warganya aktif dalam pendidikan, ekonomi kerakyatan, dan pembangunan infrastruktur. Inilah yang kita harapkan dari semua desa di Kutim,” ujar Ardiansyah.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menekankan pentingnya wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari PAUD di setiap desa. Ia meminta agar tidak ada anak di Citra Manunggal Jaya yang putus sekolah karena faktor ekonomi atau karena diajak bekerja di kebun.
Selain sektor pendidikan, Pemkab Kutim juga terus mendorong kemandirian ekonomi melalui penguatan UMKM dan pemberdayaan masyarakat. Dengan dukungan anggaran sebesar Rp 250 juta per RT, desa diharapkan mampu membangun keterampilan usaha warga dan menciptakan ekonomi berbasis masyarakat.
“Kita ingin desa-desa, termasuk Citra Manunggal Jaya, menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Dana ini harus dimanfaatkan untuk mengembangkan keterampilan dan produktivitas warga,” tambah Ardiansyah.
Acara peringatan hari jadi desa ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng. Suasana penuh kebersamaan tercipta ketika warga, tokoh adat, dan aparat desa saling berbaur dengan Bupati dan rombongan pemerintah kabupaten.
Gunungan hasil bumi yang dipamerkan menjadi simbol nyata kemakmuran dan kerja keras masyarakat Desa Citra Manunggal Jaya — desa yang tumbuh dari semangat gotong royong dan menjadi teladan bagi desa lain di Kutai Timur.
“Semoga masyarakat Desa Citra Manunggal Jaya semakin jaya, sejahtera, dan terus menjaga kebersamaan,” tutup Bupati Ardiansyah. (*)



