ADVERTORIALBontangPemerintah

Budaya Kutai Warnai Penampilan SMPN 5 Bontang Utara di Pawai Budaya Kota Bontang

×

Budaya Kutai Warnai Penampilan SMPN 5 Bontang Utara di Pawai Budaya Kota Bontang

Sebarkan artikel ini

NIUS.id – Gelaran Bontang City Carnival (BCC) dan Pawai Budaya 2025 semakin semarak dengan penampilan memukau dari SMP Negeri 5 Bontang Utara, Kalimantan Timur.

Dalam ajang yang digelar Sabtu malam (25/10/2025) itu, sekolah ini mengusung tema Budaya Kutai, menampilkan busana dan nuansa tradisional khas suku asli Kalimantan Timur.

Kepala Sekolah SMPN 5 Bontang Utara, Muhiddin, mengatakan, pemilihan tema Budaya Kutai bukan tanpa alasan. Pihaknya ingin menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal kepada para siswa sekaligus memperkenalkan kembali nilai-nilai tradisi leluhur yang mulai terlupakan.

“Kami memilih tema budaya Kutai karena kami berada di wilayah Kalimantan Timur, tempat asal masyarakat Kutai. Sudah seharusnya kita menghormati dan melestarikan budaya ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan BCC menjadi ruang positif bagi pelajar untuk mengekspresikan kreativitas tanpa meninggalkan akar budaya daerah. “Pelestarian budaya lokal adalah tanggung jawab bersama. Di tengah arus modernisasi, kita harus mampu menjaga jati diri daerah melalui kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Dalam parade yang merupakan rangkaian HUT ke-26 Kota Bontang tersebut, para siswa tampil dengan penuh percaya diri mengenakan busana adat Kutai lengkap dengan aksesori dan ornamen tradisional.

Tampilan mereka mendapat sambutan hangat dari penonton berkat keindahan warna dan kekayaan makna yang ditampilkan.

Sebanyak 55 peserta ikut dalam parade tersebut, terdiri dari 30 siswa dan 25 guru. Mereka mewakili seluruh jenjang kelas dari VII hingga IX.

Persiapan dilakukan jauh-jauh hari agar penampilan mereka maksimal dan mampu menggambarkan semangat pelajar Bontang dalam menjaga kebudayaan daerah.

“SMPN 5 tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga berkomitmen mengembangkan karakter dan kecintaan siswa terhadap budaya lokal,” pungkas Muhiddin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *