NIUS.id – Insiden mencekam terjadi di Kelurahan Loktuan, Kota Bontang. Peristiwa buaya serang bocah 11 tahun di Bontang ini terjadi pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 14.00 Wita, saat korban berenang di wilayah rawa-rawa RT 8 dalam kondisi air sedang pasang.
Korban diketahui berenang bersama sejumlah temannya tidak jauh dari rumahnya. Aktivitas tersebut awalnya berlangsung biasa. Namun situasi berubah drastis ketika seekor buaya tiba-tiba muncul dari arah rawa dan langsung menerkam korban.
Kronologi Buaya Serang Bocah 11 Tahun di Bontang
Bhabinkamtibmas Loktuan, Aiptu Bambang Sumantri, menjelaskan bahwa serangan terjadi sangat cepat sehingga korban tidak sempat menyelamatkan diri.
“Korban sedang berenang bersama temannya. Saat air pasang, tiba-tiba buaya muncul dan langsung menggigit korban,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurutnya, buaya tersebut langsung menyeret korban ke arah tengah rawa. Korban bahkan sempat ditenggelamkan beberapa saat di dalam air.
“Korban sempat diseret dan ditenggelamkan. Teman-temannya langsung berteriak meminta pertolongan warga,” jelasnya.
Teriakan itu memicu kepanikan di lokasi. Sejumlah warga yang berada tidak jauh dari tempat kejadian segera berdatangan untuk memberikan pertolongan.
Salah satu warga nekat terjun langsung ke dalam air untuk mengejar buaya yang masih menggigit tubuh korban. Warga lainnya berupaya memukul buaya menggunakan linggis agar hewan tersebut melepaskan gigitannya.
“Iya saat korban sempat ditenggelamkan ke dalam air, ada seorang warga yang nekat terjun ke air untuk mengejar dan membantu menyelamatkan korban dari terkaman buaya,” ucap Bambang.
Upaya dramatis tersebut akhirnya berhasil. Buaya melepaskan korban dan anak 11 tahun itu segera diangkat ke daratan dalam kondisi luka dan lemas.
Luka Korban dan Penanganan Medis
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka gigitan di bagian lengan kanan, punggung sebelah kanan, serta cakaran di bagian dada. Warga kemudian langsung membawa korban ke Rumah Sakit PKT untuk mendapatkan perawatan medis.
“Anaknya sudah dibawa ke RS untuk mendapatkan penanganan. Saat ini masih dalam pengawasan medis,” tambahnya.
Meski mengalami luka cukup serius, korban berhasil selamat berkat aksi cepat warga di lokasi.
Imbauan dan Kewaspadaan
Kasus buaya serang bocah 11 tahun di Bontang ini kembali menjadi pengingat akan potensi bahaya di kawasan perairan pesisir. Loktuan diketahui memiliki sejumlah titik rawa dan sungai yang terhubung dengan habitat buaya muara.
Saat air pasang, satwa liar tersebut lebih mudah masuk ke area yang dekat dengan permukiman warga. Aktivitas berenang di rawa atau sungai terbuka dinilai sangat berisiko, terutama bagi anak-anak.
Ia juga meminta warga segera melapor kepada pihak berwenang jika melihat kemunculan buaya di sekitar lingkungan permukiman agar langkah antisipasi dapat dilakukan lebih cepat.
“Kami mengimbau orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya. Hindari berenang di rawa atau sungai saat air pasang,” tegas Bambang.



