NIUS.id – Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Apansyah, menegaskan bahwa kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) harus direspons dengan kesiapan yang matang, baik dari segi kualitas sumber daya manusia (SDM) maupun fasilitas pendukung.
Politisi dari Fraksi Golkar ini memastikan DPRD Kaltim akan terus mengawal proses pembangunan agar masyarakat lokal dapat terlibat secara langsung.
“Jangan sampai warga Kaltim hanya menjadi penonton. Kehadiran IKN harus mampu mendorong ekonomi dan memajukan pendidikan,” ujarnya, Sabtu (13/12/25).
Apansyah mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam pembangunan IKN dengan tetap mempertahankan nilai-nilai lokal sebagai identitas daerah. Menurutnya, peluang ekonomi yang hadir bersama penetapan Kaltim sebagai lokasi IKN harus dimanfaatkan secara optimal.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM agar masyarakat dapat mengambil peran strategis di berbagai sektor yang berkembang seiring dengan pembangunan IKN. “Keterampilan dan kompetensi masyarakat harus diperkuat supaya bisa beradaptasi dengan kebutuhan IKN,” tambahnya.
Lebih lanjut, Apansyah mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur fisik semata. Ia berharap kehadiran IKN dapat benar-benar mengangkat perekonomian masyarakat sekitar.
“Yang utama adalah perubahan pola ekonomi masyarakat. Setelah itu barulah kita dapat berharap dampak positif lainnya,” tutupnya. (*)



