BontangKALTIMNEWS

Neni Moerniaeni Tegur Keterlambatan Bansos Disabilitas, Minta Penyaluran Dipercepat

×

Neni Moerniaeni Tegur Keterlambatan Bansos Disabilitas, Minta Penyaluran Dipercepat

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat peninjauan program BSPS di RT 18, Kelurahan Tanjung Laut Indah. Lia Abdullah/Nius

NIUS.id Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menekankan pentingnya percepatan penyaluran bantuan sosial bagi penyandang disabilitas setelah menemukan adanya keterlambatan saat melakukan peninjauan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Daerah di RT 18, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Senin (4/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia mendapati seorang anak penyandang disabilitas, anak dari penerima manfaat Noor Saibah, belum menerima bantuan pendidikan khusus disabilitas yang seharusnya disalurkan setiap bulan sebesar Rp300 ribu. Bantuan tersebut dinilai krusial untuk mendukung kebutuhan sekolah seperti pembelian buku dan alat tulis.

Menanggapi temuan itu, Neni langsung melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat (DSPM), Toetoek Pribadi Ekowati, guna meminta penjelasan terkait kendala yang terjadi di lapangan.

“Ini sudah memasuki bulan berikutnya, namun masih ada penerima yang belum mendapatkan bantuan. Saya minta penjelasan segera terkait kendalanya,” tegas Neni.

Ia menilai keterlambatan penyaluran bantuan hingga melewati bulan berjalan tidak seharusnya terjadi, terutama untuk program yang menyasar kelompok rentan seperti anak penyandang disabilitas.

Sementara itu, Toetoek menjelaskan bahwa keterlambatan disebabkan oleh proses verifikasi ulang data penerima bantuan. Menurutnya, terdapat ketidaksesuaian kriteria sehingga perlu dilakukan penyesuaian agar bantuan tepat sasaran.

“Kami masih melakukan verifikasi ulang karena ada data yang tidak sesuai dengan kriteria. Sehingga perlu dilakukan penyesuaian penerima agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.

Meski demikian, Neni meminta agar persoalan administratif tidak menjadi hambatan berkepanjangan. Ia menegaskan bahwa bantuan pendidikan bagi anak disabilitas harus menjadi prioritas dan dipastikan tersalurkan tepat waktu.

“Saya minta ini segera diselesaikan. Untuk bantuan anak disabilitas, penyalurannya harus diprioritaskan dan tidak boleh terlambat,” pungkasnya.

Laporan Wartawan NIUS.id, Lia Abdullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *