ADVERTORIALDPRDKALTIM

Bantuan Banjir Kutim Dinilai Cepat Tersalurkan, DPRD Kaltim Dorong Evaluasi Mitigasi

×

Bantuan Banjir Kutim Dinilai Cepat Tersalurkan, DPRD Kaltim Dorong Evaluasi Mitigasi

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan. (Foto: Ist)

NIUS.id – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah berlangsung dengan baik dan relatif cepat. Ia mengapresiasi respons sigap pemerintah daerah, relawan, serta berbagai komunitas yang terlibat langsung dalam membantu warga di lapangan.

“Alhamdulillah, dari pemantauan kami, penyaluran bantuan berjalan cepat dan menyentuh kebutuhan mendesak masyarakat. Pemerintah dan relawan bergerak bersama membantu warga terdampak,” ujar Agusriansyah, Selasa (16/12/25).

Banjir yang terjadi pada 7 hingga 10 Desember 2025 tersebut berdampak cukup luas, mencakup enam kecamatan, yakni Karangan, Muara Wahau, Telen, Kongbeng, Batu Ampar, dan Bengalon. Ribuan warga terdampak membutuhkan bantuan logistik, layanan kesehatan, serta dukungan darurat lainnya.

Meski bantuan telah tersalurkan, Agusriansyah tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia merujuk pada peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam waktu ke depan.

“Cuaca masih belum stabil. Kami berharap masyarakat tetap waspada, menjaga kesehatan, dan mengikuti imbauan dari pihak berwenang,” katanya.

Lebih lanjut, Agusriansyah menilai kejadian banjir ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah. Menurutnya, bencana yang terjadi berulang kali menandakan perlunya penguatan kebijakan mitigasi yang lebih terencana, terstruktur, dan berkelanjutan.

“Peristiwa banjir seperti ini tidak boleh hanya disikapi dengan penanganan darurat. Pemerintah perlu menjadikannya dasar dalam menyusun kebijakan mitigasi jangka panjang, apalagi di tengah kondisi cuaca yang semakin ekstrem,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat, agar langkah pencegahan dan penanganan bencana ke depan dapat berjalan lebih efektif.

Agusriansyah berharap sinergi yang sudah terbangun dalam penyaluran bantuan dapat terus diperkuat, sehingga dampak bencana serupa dapat diminimalkan dan keselamatan masyarakat lebih terjamin di masa mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *