ADVERTORIALBontangPemerintah

Sebelum Disalurkan, Tablet Bantuan Pendidikan di Bontang Jalani Proses Instalasi Aplikasi Pembelajaran

×

Sebelum Disalurkan, Tablet Bantuan Pendidikan di Bontang Jalani Proses Instalasi Aplikasi Pembelajaran

Sebarkan artikel ini

NIUS.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang memastikan seluruh tablet bantuan pendidikan akan melalui tahap instalasi aplikasi dan sistem pendukung pembelajaran sebelum disalurkan ke sekolah-sekolah penerima.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan perangkat benar-benar siap digunakan oleh siswa dan guru, terutama dalam mendukung kegiatan belajar serta pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) berbasis digital.

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, menjelaskan bahwa proses instalasi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 1 November 2025, di Gedung Autis Center, Kota Bontang.

“Besok tablet akan diinstal dulu sebelum disalurkan ke sekolah. Tim dari Samsung akan datang langsung ke sini untuk melakukan instalasi dan memastikan semuanya berfungsi dengan baik,” ujarnya saat ditemui di Lapangan Bessai Berinta, Jumat (31/10/2025).

Ia menuturkan, proses instalasi tersebut meliputi pengaturan aplikasi pembelajaran, sistem keamanan, hingga koneksi internet yang diperlukan untuk mendukung kegiatan ujian berbasis IT. Selain itu, tahap ini juga memastikan perangkat berada dalam kondisi optimal agar garansi tetap berlaku.

“Karena Tes Kompetensi Akademik (TKA) nanti kan berbasis digital, jadi infrastruktur dan perangkatnya harus benar-benar siap. Kita termasuk daerah yang sudah siap untuk pelaksanaan TKA ini,” tambahnya.

Saparuddin menegaskan, setelah seluruh proses instalasi selesai dilakukan, tablet akan segera didistribusikan ke sekolah-sekolah penerima. Disdikbud menargetkan pendistribusian rampung pada Senin, 3 November 2025.

Ia berharap kehadiran perangkat digital ini dapat memperkuat transformasi pendidikan di Bontang sekaligus meningkatkan literasi teknologi di kalangan pelajar.

“Tablet ini bukan hanya digunakan untuk TKA, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar sehari-hari,” tutupnya.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam mendorong sistem pembelajaran digital yang adaptif dan berdaya saing di era pendidikan berbasis teknologi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *