NIUS.id – Dalam upaya menumbuhkan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 004 Bontang Utara menerapkan pembelajaran berbasis pemanfaatan barang bekas dan sampah daur ulang.
Kegiatan ini dilakukan secara berjenjang melalui pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) serta kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Wali Kelas SDN 004 Bontang Utara, Elgayana, menjelaskan bahwa pembelajaran kreatif ini mendorong murid untuk menciptakan berbagai karya dari barang bekas di sekitar sekolah.
“Anak-anak membuat beragam karya, seperti tempat tisu dan hiasan kelas, menggunakan bahan sederhana seperti tutup botol, kardus, dan plastik bekas,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar latihan keterampilan tangan, tetapi juga bentuk pendidikan karakter agar murid mampu melihat potensi dari barang-barang yang sering dianggap sampah.
“Melalui kegiatan ini, murid belajar bahwa sampah bisa dimanfaatkan kembali dengan kreativitas. Mereka juga jadi lebih peka terhadap pentingnya mengurangi sampah, khususnya plastik,” tambahnya.
Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai tanggung jawab terhadap lingkungan. Sekolah berharap murid tidak hanya mampu menghasilkan karya bernilai guna, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang peduli dan berdaya cipta.
Program ini sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka, yang mendorong pembelajaran kontekstual, mandiri, dan berorientasi pada karakter.
“Anak-anak kami latih untuk berpikir kreatif, berinovasi dengan sumber daya yang ada, serta peduli pada lingkungan sekitar,” jelas Elgayana.
Melalui pembelajaran daur ulang ini, SDN 004 Bontang Utara berharap bisa membentuk peserta didik yang aktif, kreatif, dan memiliki kesadaran lingkungan, sehingga kelak menjadi generasi yang turut menjaga bumi dengan cara-cara sederhana namun bermakna. (*)



