KutimNEWS

Pemkab Kutai Timur Siapkan Listrik Komunal Pulau Miang, Warga Bisa Tambah Daya

×

Pemkab Kutai Timur Siapkan Listrik Komunal Pulau Miang, Warga Bisa Tambah Daya

Sebarkan artikel ini
Panel surya untuk mendukung listrik komunal Pulau Miang
Panel surya yang digunakan sebagai sumber energi di kawasan permukiman Kutai Timur. (IST)

NIUS.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan listrik komunal Pulau Miang untuk memperluas layanan energi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Skema ini menyasar warga yang belum menikmati pasokan listrik PLN secara memadai.

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengatakan pemerintah telah membahas sejumlah pilihan. Salah satunya ialah layanan komunal melalui PLN.

“Sudah ada rencana beberapa opsi. Cuma yang di Pulau Miang itu rencana pakai listrik komunal PLN,” kata Mahyunadi di Sangatta, Senin (21/9/2026).

Listrik Komunal Pulau Miang Dibahas dengan Kementerian ESDM

Pemkab Kutim juga telah menyampaikan rencana tersebut kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pemerintah berharap skema baru mampu menjawab keterbatasan daya masyarakat selama ini.

Saat ini, pasokan listrik di Pulau Miang belum cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan rumah tangga. Warga bahkan kesulitan menggunakan peralatan elektronik yang membutuhkan daya lebih besar, termasuk kulkas.

Masyarakat selama ini memakai layanan listrik komunal dengan pembayaran flat. Melalui skema PLN, warga nantinya dapat memilih tambahan daya sesuai kebutuhan. Namun, mereka tetap harus mengikuti ketentuan tarif yang berlaku. Pilihan penambahan daya penting agar kebutuhan dasar rumah tangga tidak lagi terhambat oleh kapasitas listrik yang terbatas.

Jaringan dari Berau Jadi Alternatif

Selain Pulau Miang, Pemkab Kutim mencari solusi bagi masyarakat di Tanjung Mangkalihat dan Sandaran. Pemerintah mempertimbangkan penarikan jaringan listrik dari Teluk Sumbang, Kabupaten Berau.

Wilayah tersebut menjadi pilihan karena sudah memiliki jaringan listrik. Meski jaraknya cukup jauh, Teluk Sumbang merupakan salah satu titik terdekat untuk menjangkau kawasan Tanjung Mangkalihat dan Sandaran.

Mahyunadi menyebut tingkat elektrifikasi Kutim berdasarkan hasil verifikasi telah mencapai 97,87 persen. Namun, angka itu belum menutup kesenjangan layanan di sejumlah wilayah terpencil.

Karena itu, pemerintah masih membahas pilihan teknis bersama pihak terkait. Pemkab Kutim ingin memastikan warga di wilayah yang belum mendapat layanan memperoleh pasokan energi yang memadai.

“Dari Berau walaupun jauh, tapi tarik kabel dari Teluk Sumbang. Nah, Teluk Sumbang sudah ada listriknya. Teluk Sumbang terdekat di situ,” ujar Mahyunadi.

Laporan Wartawan NIUS.id, Zuajie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *